Cara Mengecek NPWP

Salah satu masalah klasik negeri ini adalah masalah pendataan dan penyimpanan data pada pemerintah. Sering sekali kita mendengar kasus KTP ganda atau belum tercatatnya data masyarakat di pemerintah. Salah satu kasus yang sering terjadi dalam kaitannya dengan NPWP adalah tidak ada kecocokan data antara pihak perpajakan dengan pihak bandara. Banyak terdengar kasus saat ingin bepergian ke luar negeri, seorang wajib pajak yang memiliki NPWP harus membayar bea fiskal. Kejadian ini karena NPWP tidak terdaftar di sistem pengelola bandara. Padahal wajib pajak sudah ngotot dan menunjukkan bukti kepemilikan NPWP.

Tentu saja kejadian ini cukup merugikan wajib pajak. Bea fiskal yang besarnya Rp2.500.000,00 tentu saja bukan jumlah yang sedikit. Tidak jarang harga tiket pesawatnya jauh lebih murah dibandingkan harga bea fiskal bandara. Bahkan bagi mereka yang berniat backpacker, harga bea fiskal melebihi harga penginapan di negara tujuan.

Agar tidak kecele dengan hal seperti itu, sebelum berangkat ke luar negeri lakukan pemeriksaan NPWP terlebih dahulu. Pemeriksaan NPWP bisa dilakukan dengan datang langsung ke kantor pelayanan pajak terdekat. Seandainya di Master File Nasional (MFN) Direktorat Jenderal Pajak sudah terdaftar maka seharusnya NPWP Anda sudah valid. Andai NPWP Anda tidak valid bisa jadi karena Anda melakukan pendaftaran melalui e­-registration (pendaftaran online) dan baru mendapatkan

Surat Keterangan Terdaftar Sementara, tetapi belum menyampaikan kelengkapan pendaftaran NPWP ke kantor pelayanan pajak terkait untuk diterima.

Punya NPWP Tapi Tidak Berpenghasilan

Ada kalanya Anda setelah memperoleh NPWP mengalami PHK sehingga Anda tidak memperoleh penghasilan apapun dan pada suatu tahun pajak Anda hidup dad tanggungan orang tua kembali atau untuk biaya hidup, Anda mempergunakan tabungan saja, sedangkan NPWP Anda dalam kondisi aktif dan tidak ingin ditutup karena Anda sedang mengajukan lamaran pekerjaan ke mana-mana. Harapannya, bila diterima bekerja Anda tidak perlu membuta kembali NPWP Dalam kondisi ini, Anda tetap harus melaporkan SPT Tahunan dengan status nihil. Hal ini terjadi karena tidak ada income yang masuk sehingga tidak ada yang dikenakan pajak.

http://www.pengadilanpajak.com

Iklan


Kategori:PPh OP - Orang Pribadi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: